JA

sekapur sirih

Bismilahirrahmanirrahim

Segala puji hanya untuk Allah Rabb semesta alam yang Maha Pangasih lagi
MahaPenerima Taubat dan yang menguasai hari Akhir. Maha Suci Engkau Aku bersaksi tiada Ilah selain Allah dan Aku bersaksi Muhamaad itu hamba dan Rasul-Nya
Allah berperman dalam Qs.Al Ashr : yang terjemahannya sebagai berikut
1.  Demi masa.
2.  Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3.  Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

kita bermohon semoga Dia menunjukan kita kepada jalan lurus seperti para Nabi,shidiqqin. syuhada dan shalihin. Qs. Anisa (4;69 yang terjemahannya sebagai berikut

69.  Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin[314], orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. dan mereka Itulah teman yang sebaik-baiknya.

[314]  ialah: orang-orang yang amat teguh kepercayaannya kepada kebenaran rasul, dan inilah orang-orang yang dianugerahi nikmat sebagaimana yang tersebut dalam surat Al Faatihah ayat 7.

Sudah banyak para cendikiawan muslim yang mempunyai kepedulian terhadap ummat dan sudah banyak pula yang memikirkan Islamisasi sains dan teknologi. karenateknologi yang begitu pesat tanpa dikembalikan kepada ajaran-Nya (Allah) tidak akan membawa kesejahtrean hidup manusia malah akan menjadi mala petaka yang dahsyat.

Pada catatan ini saya akan mengupas atau menulis yang saya ambil dari buku SOLAR TIME (JAM MATAHARI) karya Haris Abu ukasyah Santri Al Furkon sindangjaya kalimantan yang di tulis di Bogor pada 20 Muharram 1415H
Pada tulisan ini saya mengajak untuk memikirkan kembali apakah teknologi jam yang kita pakai sudah memenuhi syarat keislaman atau belum karena kalau kita kembali kepada nilai-nilai Islam Insya Allah jam mekanik atau elektronik yang kita pakai akan menjadi pelengkap yang baik dalam melaksakan ibadah kita sehari-hari ( yang bukan hanya ibadah mahdhoh saja)

Kepada Allah juga kita memohon keridloan-Nya, semoga catatan ini bermanfaat bagi kita semua dan catatan ini untuk melengkapi gagasan Ka’bah mean Time yang konon menaranya sudah di bangun di Saudi Arabia yang diresmikan pada 1 Ramadhan 1431H
 Dan tentunya masih banyak kekurangannya kritik dan saran kami harapkan. Seandainya yang saya tulis ini benar tentu datangnya dari Alla, dan seandainya salah kesalahan dari diri saya sebagai hamba yang dhaif yang senantiasa mengharapkan ampunan-Nya.
Wasalam
Marjuni Aryo Bilaga
Produsen jam hijriyah
www.facebook.com/mecameantime

PEMBERITAHUAN

Assalamu'alaikum wr wb
Kepada rekan semua, terutama para pelanggan Jam Hijriyah/Islam
Dengan berat hati kami beritahukan . Terhitung tanggal 10 November 2010
Kami menaikan harga jam, karena makin menaiknya biaya produksi, maka harga yang berlaku saat ini
adalah untuk : UKURAN BESAR semula Rp. 50.000,- /unit menjadi Rp. 70.000,-/unit
                       UKURAN KECL semula Rp. 40.000,-/unit menjadi Rp. 60.000,-/unit
Demkian PEMBERITAHUAN ni kami sampaikan, agar rekan dan para pelanggan maklum adanya.
Atas perhatian dan pengertiannya kami ucapkan Jazakumulloh khoron katsiir.
Wassalamu'alaikum wr wb.

BUKU JAM HIJRIYAH

Judul buku : JAM HIJRIYAH (Jam Islam)
"dari buku berjudul asli : Jam Hijriyah (Solar Time)"
Penulis : Ust. Harits Abu Ukasyah 
Cetakan baru - 2010/1432H
Penerbit : Fitrah Press


Merupakan buku petunjuk ringkas yang di buat penulis , Yang kemudian pada suatu malam bersama seorang sahabatnya di bulan Jumadil-Awal 1415 (Oktober 1994), berkunjung kepada  sahabatnya yaitu Bambang E Budhi-yono dengan membawa oleh-oleh berupa beberapa buah "jam dinding" dengan bingkai terbuat dari kayu pinus limbah petikemas barang-barang impor -yang konon merupakan hasil rekayasa-ulang (re-engineering) mereka- berikut buku petun-juknya ("Jam Hijriyah Solar Time") yang ditulis oleh Harits Abu Ukasyah sendiri.

Kini buku tersebut Insya Alloh akan segera terbit, dengan perubahan tampilan dan perbahan bahasa, tentunya tanpa mengurangi isi materi.
Do'akan diawal tahun baru Islam 1432H buku ini dapat terbitkan......amin